bersiaplah orang percaya janji tuhan akan digenapi

Penulispercaya dengan apa yang Alkitab ungkapkan mengenai siapakah Yesus bahwa Dia adalah Tuhan. Konsekuensinya adalah : perkataan Yesus Kristus yang diucapkan 2000 tahunan lampau tidak dapat dikatakan sebagai kuno, sempit, tidak mengikuti perkembangan zaman. Sebab Yesus sekalipun manusia yang tunduk pada ruang dan waktu kala berada di Langkahlangkah apa yang saudara lakukan untuk tetap kuat menantikan janji Tuhan itu digenapi ? Minggu, 17 September 2017 : Masa depan bangsa-bangsa ada didalam dan melalui Rumah Tuhan (Yes 2:2-4) Saya percaya Tuhan akan mempercayakan teritorial yang luas. Saya rindu engkau semakin jujur dan tulus supaya kita bisa bergerak bersama-sama MungkinAnda sudah berhenti berharap, dan tidak lagi percaya akan pertolongan-Nya. Kuatkan dan teguhkan hatimu sekali lagi, kerana di saat paling lemah, di situ kuat kuasa Tuhan beroleh kesempatan untuk dinyatakan. Pertolongan akan segera datang. Janji akan segera digenapi. Bagaimana dengan anda? It is simple matter for God. Ssangatmenarik untuk diperhatikan bahwa Perjanjian Baru dimulai (Mat. 3:2) dan diakhiri (Why. 3:19) dengan panggilan untuk bertobat. Fakta ini membuat William D. Chamberlain, di dalam studinya yang sangat bagus berjudul "The Meaning of Repentance", di situ ia menulis, "Fakta penting bagi tujuan kita adalah bahwa pesan pertama dan terakhir yang digoreskan Bersiaplahdan ingat, indah pada waktu-Nya. 3. Bila kita mengasihi, kita akan memberikan waktu kita. Love diaplikasikan dalam bentuk “Respect” dan “Spend Time” Tuhan menginginkan agar engkau memiliki hubungan intim dengan Tuhan terlebih dahulu sebelum Ia mempercayakanmu untuk membangun hubungan dengan seseorang. Er Sucht Sie Kölner Stadt Anzeiger. Sumber Gambar sahabat motivasi Kristen. Bagaimana kabar anda hari ini? Semoga kasih dan lindungan dari Tuhan kita senantiasa mengalir dalam kehidupan kita. Di tahun 2022 ini, tepatnya pada tanggal 26 Mei, seluruh umat Kristen merayakan hari dimana Yesus Kristus terangkat ke Sorga. Bagi kita orang percaya pastinya sangat bangga dengan peristiwa ini, namun tahukah anda ada beberapa janji Yesus sebelum berangkat ke Sorga. Bukti terangkatnya Yesus Kristus adalah suatu bukti yang benar-benar terjadi dan banyak disaksikan oleh murid-murid-Nya pada zaman itu. Hal ini dapat kita lihat dalam kitab Lukas 2450-52. "Lalu Yesus membawa mereka ke luar kota sampai dekat Betania. Di situ Ia mengangkat tangan-Nya dan memberkati mereka. Dan ketika Ia sedang memberkati mereka, Ia berpisah dari mereka dan terangkat ke Sorga. Mereka sujud menyembah kepada-Nya, lalu mereka pulang ke Yerusalem dengan sangat bersukacita."Sebagai orang percaya tentu sangatlah bangga, sebab memiliki Tuhan yang mampu bangkit mengalahkan kuasa maut serta memiliki Tuhan yang sanggup terangkat ke Sorga. Inilah suatu kebanggaan bagi semua orang yang percaya kepada Yesus terangkatnya Yesus Ke sorga tentunya ada banyak janji yang di sampaikan kepada murid-murid-Nya untuk dapat di sampaikan kepada seluaruh umat yang percaya kepada-Nya. Berikut ini adalah janji-janji Yesus Kristus sebelum terangkat ke Memberikan Damai Sejahtera Bagi Umat-Nya Melalui Kuasa Roh KudusJanji yang paling menguatkan hati kita sebagai anak-anak-Nya adalah dengan memberikan kuasa Roh kudus untuk selalu menuntun, menolong, serta memberikan damai sejahtera dalam kehidupan kita. Inilah suatu janji yang benar-benar membuat orang percaya menjadi lebih kuat untuk bersaksi bagi nama Yesus. Sebab tanpa peran Roh Kudus sia-sialah manusia. "Tetapi penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu." Yohanes 14262. Menyediakan Tempat Bagi Umat-NyaJanji Tuhan adaah pasti, satu janji yang di sampaikan Tuhan Yesus sebelum diri-Nya terangkat ke Sorga adalah Dia akan menyediakan Tempat bagi kita yang percaya kepada-Nya. Tempat yang dimaksud ialah kerajaan Sorga. Buktinya terdapat dalam Kitab Yohanes 142. "Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal, jika demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu." Sobat Kristen inilah suatu bukti yang kuat bahwa Tuhan Yesus terangkat ke sorga untuk mnyediakan tempat bagi kita setelah kita sudah tidak ada di muka bumi Dia Akan Datang KembaliBerita tentang kedatangan Yesus Kristus untuk kedua kalinya tentunya bukan berita yang baru bagi kita sebagai orang percaya, sebab berita tentang kedatangan Yesus untuk kedua kalinya telah banyak disampaikan oleh Firman Tuhan. Dan inilah suatu janji yang pasti dan akan terjadi, namun tidak ada seorang manusia yang mengetahui kapankah Yesus Kristus akan kembali ke dalam dunia. Salah satu bukti kebenaran Firman Tuhan yang mengatakan Tuhan Yesus akan kembali setelah terangkat ke sorga terdapat dalam Kitab Yohanes 1418 "Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu. Aku datang kembali."4. Menjadi Penolong Yang SetiaJanji Yesus sebelum berangkat ke Sorga adalah selalu menjadi penolong bagi anak-anak-Nya yang selalu mengandalkan Dia dalam kehidupannya. Tentu inilah suatu kebangggan menjadi orang percaya, sebab kita dijanjikan oleh Yesus Kristus untuk janganlah terlalu kuatir akan hidup ini, sebab Dia Yesus yang akan menolong kehidupan kita apabila kita dalam pergumulan hidup yang berat. "Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu, Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan." Yesaya 4110Demikianlah beberapa janji Tuhan Yesus sebelum diri-Nya terangkat ke Sorga, sebagai orang percaya kita harus bangga dengan Yesus Kristus, sebab walaupun Dia telah terangkat ke Sorga, Dia tidak meninggalkan kita sendiri, Dia selalu menemani kita sampai selama-lamanya. Tugas kita sebagai orang percaya adalah tetap percaya kepada-Nya, dan mampu untuk melakukan semua perintah-Nya dalam kehidupan kita. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Hari Raya Kenaikan Tuhan Yesus Kristus, Damai sejahtera Allah Selalu Menyertai Kehidupan Kita Kini dan Selamanya. Janji adalah pernyataan atau komitmen untuk melakukan sesuatu atau memberikan sesuatu kepada orang lain. Dalam Alkitab, janji adalah bagian penting dari hubungan Allah dengan umat-Nya. Artikel ini akan mengeksplorasi ayat-ayat Alkitab yang berbicara tentang janji Allah dan implikasinya dalam kehidupan dalam konteks Alkitab adalah pernyataan atau komitmen yang diberikan oleh Allah kepada umat-Nya. Janji-janji ini menunjukkan kehendak-Nya, rencana-Nya, dan kasih-Nya terhadap 911 Maka Kuadakan perjanjian-Ku dengan kamu, bahwa sejak ini tidak ada yang hidup yang akan dilenyapkan oleh air bah lagi, dan tidak akan ada lagi air bah untuk memusnahkan bumi.”Berikut ini gambar ayat Kejadian 911 untuk anda, 1 Petrus 510 Dan Allah, sumber segala kasih karunia, yang telah memanggil kamu dalam Kristus kepada kemuliaan-Nya yang kekal, akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kamu, sesudah kamu menderita seketika ini gambar ayat 1 Petrus 510 untuk anda, Wahyu 35 Barangsiapa menang, ia akan dikenakan pakaian putih yang demikian; Aku tidak akan menghapus namanya dari kitab kehidupan, melainkan Aku akan mengaku namanya di hadapan Bapa-Ku dan di hadapan para ini gambar ayat Wahyu 35 untuk anda, Yosua 2314 Maka sekarang, sebentar lagi aku akan menempuh jalan segala yang fana. Sebab itu insaflah dengan segenap hatimu dan segenap jiwamu, bahwa satu pun dari segala yang baik yang telah dijanjikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, tidak ada yang tidak dipenuhi. Semuanya telah digenapi bagimu. Tidak ada satu pun yang tidak ini gambar ayat Yosua 2314 untuk anda, 2 Petrus 14 Dengan jalan itu Ia telah menganugerahkan kepada kita janji-janji yang berharga dan yang sangat besar, supaya olehnya kamu boleh mengambil bagian dalam kodrat ilahi, dan luput dari hawa nafsu duniawi yang membinasakan ini gambar ayat 2 Petrus 14 untuk anda, Yesaya 432 Apabila engkau menyeberang melalui air, Aku akan menyertai engkau, atau melalui sungai-sungai, engkau tidak akan dihanyutkan; apabila engkau berjalan melalui api, engkau tidak akan dihanguskan, dan nyala api tidak akan membakar ini gambar ayat Yesaya 432 untuk anda, 1 Tesalonika 524 Ia yang memanggil kamu adalah setia, Ia juga akan ini gambar ayat 1 Tesalonika 524 untuk anda, Matius 77 ”Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan ini gambar ayat Matius 77 untuk anda, Ibrani 915 Karena itu Ia adalah Pengantara dari suatu perjanjian yang baru, supaya mereka yang telah terpanggil dapat menerima bagian kekal yang dijanjikan, sebab Ia telah mati untuk menebus pelanggaran-pelanggaran yang telah dilakukan selama perjanjian yang ini gambar ayat Ibrani 915 untuk anda, Yeremia 75-7 melainkan jika kamu sungguh-sungguh memperbaiki tingkah langkahmu dan perbuatanmu, jika kamu sungguh-sungguh melaksanakan keadilan di antara kamu masing-masing, tidak menindas orang asing, yatim dan janda, tidak menumpahkan darah orang yang tak bersalah di tempat ini dan tidak mengikuti allah lain, yang menjadi kemalanganmu sendiri, maka Aku mau diam bersama-sama kamu di tempat ini, di tanah yang telah Kuberikan kepada nenek moyangmu, dari dahulu kala sampai ini gambar ayat Yeremia 75-7 untuk anda, Kejadian 913 Busur-Ku Kutaruh di awan, supaya itu menjadi tanda perjanjian antara Aku dan ini gambar ayat Kejadian 913 untuk anda, Ulangan 79 Sebab itu haruslah kauketahui, bahwa TUHAN, Allahmu, Dialah Allah, Allah yang setia, yang memegang perjanjian dan kasih setia-Nya terhadap orang yang kasih kepada-Nya dan berpegang pada perintah-Nya, sampai kepada beribu-ribu keturunanBerikut ini gambar ayat Ulangan 79 untuk anda, Galatia 322 Tetapi Kitab Suci telah mengurung segala sesuatu di bawah kekuasaan dosa, supaya oleh karena iman dalam Yesus Kristus janji itu diberikan kepada mereka yang ini gambar ayat Galatia 322 untuk anda, Ibrani 1023 Marilah kita teguh berpegang pada pengakuan tentang pengharapan kita, sebab Ia, yang menjanjikannya, ini gambar ayat Ibrani 1023 untuk anda, Yohanes 1125-26 Jawab Yesus ”Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati, dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya. Percayakah engkau akan hal ini?”Berikut ini gambar ayat Yohanes 1125-26 untuk anda, Wahyu 320 Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan ini gambar ayat Wahyu 320 untuk anda, Yesaya 4031 tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi ini gambar ayat Yesaya 4031 untuk anda, 1 Yohanes 32-3 Saudara-saudaraku yang kekasih, sekarang kita adalah anak-anak Allah, tetapi belum nyata apa keadaan kita kelak; akan tetapi kita tahu, bahwa apabila Kristus menyatakan diri-Nya, kita akan menjadi sama seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaan-Nya yang sebenarnya. Setiap orang yang menaruh pengharapan itu kepada-Nya, menyucikan diri sama seperti Dia yang adalah ini gambar ayat 1 Yohanes 32-3 untuk anda, 2 Petrus 39 Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan ini gambar ayat 2 Petrus 39 untuk anda, 1 Timotius 48 Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan ini gambar ayat 1 Timotius 48 untuk anda, Ibrani 86 Tetapi sekarang Ia telah mendapat suatu pelayanan yang jauh lebih agung, karena Ia menjadi Pengantara dari perjanjian yang lebih mulia, yang didasarkan atas janji yang lebih ini gambar ayat Ibrani 86 untuk anda, 2 Korintus 71 Saudara-saudaraku yang kekasih, karena kita sekarang memiliki janji-janji itu, marilah kita menyucikan diri kita dari semua pencemaran jasmani dan rohani, dan dengan demikian menyempurnakan kekudusan kita dalam takut akan ini gambar ayat 2 Korintus 71 untuk anda, Implikasi Janji Allah dalam Kehidupan KristenJanji Allah memiliki implikasi yang signifikan dalam kehidupan KristenMempercayai janji-janji Allah Kita dipanggil untuk mempercayai bahwa janji-janji Allah adalah benar dan akan terlaksana. Dalam kepercayaan ini, kita menemukan kepastian dan dalam harapan Janji-janji Allah memberikan harapan bagi kehidupan kita. Kita dapat hidup dengan keyakinan bahwa Allah akan memenuhi janji-janji-Nya, baik dalam kehidupan ini maupun dalam kehidupan yang akan janji-janji Allah Janji-janji Allah mengajarkan kita untuk mengandalkan-Nya dalam segala hal. Ketika kita mengalami kesulitan, kita dapat mengandalkan janji-janji Allah sebagai dasar kekuatan dan penghiburan Allah adalah manifestasi dari kasih dan setia-Nya kepada umat-Nya. Dalam Alkitab, kita menemukan janji-janji-Nya yang pasti, adil, penuh kemurahan, dan kesetiaan. Kita dipanggil untuk mempercayai, hidup dalam harapan, dan mengandalkan janji-janji Allah dalam kehidupan kita. Dalam janji-janji-Nya, kita menemukan jaminan kehadiran-Nya, kuasa-Nya, dan kasih-Nya yang tak anda barusaja membaca artikel yang berjudul “22 Ayat Alkitab Tentang Janji” oleh semoga apa yang kami bagikan disini dapat bermanfaat untuk anda. Salam… Claudia Jessica Official Writer Alkitab menuliskan janji-janji Allah. Janji-janji ini sangat penting untuk membantu kita tetap membumi dan memberi harapan di masa-masa sulit yang kita lalui. Sebenarnya, kita harus membangun hidup kita di atas janji-janji Tuhan. Alkitab adalah kebenaran dan Tuhan setia untuk memenuhi semua janji yang telah Dia berikan kepada kita. Kamu juga bisa mengklaim semua janji Tuhan ini ke dalam doamu. Ini adalah 7 janji Tuhan bagi mereka yang memilih untuk mengikut Yesus 1. Hidup sepenuhnya Yohanes 1010 “Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.” Yesus menawarkan kehidupan, tetapi Anda harus percaya dan menerima-Nya. Jika kita tinggal di dalam Dia, maka kita akan berbuah Yohanes 15. Kehidupan yang dijanjikan Yesus akan segera terjadi ketika kita menjadikan Dia TUHAN atas hidup kita dan bertobat dari dosa metanoia. Namun janji “hidup sepenuhnya” tidak ada hubungannya dengan menjadi kaya atau hidup bebas dari masalah. Melainkan memiliki sukacita dan kedamaian. Bagaimanapun juga, selama kita hidup di dunia, masih ada kemungkinan kita akan menghadapi kesengsaraan. Tapi inilah janji Tuhan, Dia tidak akan meninggalkan kita meski hanya satu detik pun. 2. Penerimaan Yohanes 637 “Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang.” Dalam ayat ini kita menemukan jaminan bahwa Kristus tidak mengusir orang-orang yang datang kepada-Nya. Jika kita datang kepada-Nya, kita akan mendapati Dia sedang menunggu dengan tangan terbuka Yeremia 2912. Undangan Kristus terbuka untuk semua orang tanpa memandang status sosial, ras, pria atau wanita, anak-anak atau orang dewasa. Tuhan tidak melihat masa lalu Anda, tetapi Dia melihat Anda sebagai ciptaan baru’ melalui Kristus Yesus 2 Korintus 517. Satu hal yang perlu digarisbawahi, tinggal di dalam Kristus artinya Anda bersedia meninggalkan gaya hidup berdoa yang pernah Anda lakukan. Pertobatan dan iman harus berjalan beriringan. BACA JUGA Klaim Janji Tuhan Atas Kesehatanmu Setiap Hari Dengan 10 Ayat Alkitab Ini 3. Hadiah Markus 10 29-31 “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang karena Aku dan karena Injil meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, ibunya atau bapanya, anak-anaknya atau ladangnya, orang itu sekarang pada masa ini juga akan menerima kembali seratus kali lipat rumah, saudara laki-laki, saudara perempuan, ibu, anak dan ladang, sekalipun disertai berbagai penganiayaan, dan pada zaman yang akan datang ia akan menerima hidup yang kekal. Tetapi banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu.” Seperti yang disebutkan pada poin dua, mengikut Yesus artinya meninggalkan semua kebiasaan buruk yang tidak menyenangkan Allah. Di surga nanti, kita akan menerima Mahkota Kemuliaan 1 Petrus 54, Mahkota Kebenaran 2 Timotius 48, Mahkota Kehidupan Yakobus 112. Namun selama di bumi, Tuhan akan memberikan balasan bagi semua manusia sesuai dengan perbuatannya Roma 26. Kita menuai apa yang kita tabor Galatia 67-9, dan jika kita menggunakan talenta kita untuk kemuliaan Tuhan, Dia akan memberi upah kepada kita. 4. Wahyu Yohanes 1421 “Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Aku pun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya.” Hal-hal rahasia adalah milik Allah Ulangan 2929, tetapi melalui iman di dalam Kristus, Dia mengutus Roh Kudus, yang mengungkapkan misteri, hikmat, dan pewahyuan. Yesus memanifestasikan dirinya kepada mereka yang menaati Firman-Nya dan memberkati orang yang memiliki hati yang suci, karena mereka akan melihat Allah Matius 58. BACA HALAMAN SELANJUTNYA -> 5. Persahabatan Yohanes 1514-15 “Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu. Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku.” Persahabatan memiliki musimnya, teman dapat datang dan pergi. Bahkan keluarga dapat mengecewakan kita karena manusia adalah makhluk berdosa Roba 512. Tetapi Kristus setia. Tidak hanya menjadi penyelamat kita, Dia juga menjadi sahabat yang kita miliki di dalam Yesus. 6. Sukacita dan kedamaian sejati Yohanes 159-11 “Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu. Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya. Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh.” Ada sukacita ketika kita menaati dan menjalankan perintah Tuhan, kita tinggal di dalam kasih-Nya Yohanes 159. Yesus tidak menjanjikan ketenaran, maupun kekayaan. Tetapi Dia menawarkan sukacita, damai sejahtera, dan pengertian. 7. Ujian iman Matius 1624-25 “Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku. Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya. Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya? Dan apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?” Tuhan mengizinkan masalah seperti masalah keuangan, suatu tragedy, penyakit atau kondisi yang membuat kita merasa lemah untuk menguji iman kita. Faktanya, setiap orang yang ingin hidup saleh di dalam Yesus akan dianiaya 2 Timotius 312. Semua anak Tuhan akan mengalami pencobaan iman karena Tuhan hendak mendisiplin orang yang dikasihi oleh-Nya. Ia menyesah setiap anak yang Ia terima Ibrani 126. Ujian hanya sebentar 1 Petrus 16. Ketika Yesus kembali, Dia akan membawa orang-orang yang menjadi milik-Nya ke surga, di mana tidak ada lagi rasa sakit atau kematian Wahyu 214. Sumber Halaman Tampilkan per Halaman Oleh Jekson Pardomuan. “Jadi seluruh negeri itu diberikan TUHAN kepada orang Israel, yakni negeri yang dijanjikan-Nya dengan bersumpah untuk diberikan kepada nenek moyang mereka. Mereka menduduki negeri itu dan menetap di sana. Dan TUHAN mengaruniakan kepada mereka keamanan ke segala penjuru, tepat seperti yang dijanjikan-Nya dengan bersumpah kepada nenek moyang mereka. Tidak ada seorangpun dari semua musuhnya yang tahan berdiri menghadapi mereka; semua musuhnya diserahkan TUHAN kepada mereka. Dari segala yang baik yang dijanjikan TUHAN kepada kaum Israel, tidak ada yang tidak dipenuhi; semuanya terpenuhi.” Yosua 21 43 -45 Firman Tuhan yang dituliskan di atas adalah salah satu bukti bahwa setiap janji Allah yang pernah Allah janjikan bagi bangsa Israel mengenai tanah Kanaan tergenapi seluruhnya. “Jadi seluruh negeri itu diberikan TUHAN kepada orang Israel, yakni negeri yang dijan­jikan-Nya dengan bersumpah untuk diberikan kepada nenek moyang mereka.” ayat 43. Semuanya diberikan tepat seperti yang dijanjikan-Nya kepada bangsa itu sebe­lum mereka keluar dari tanah Mesir. Hal ini menunjukkan bahwa Allah tidak pernah mengingkari janji-Nya. Bagaimana dengan kehidupan kita saat ini? Apakah kita yakin dengan janji-janji Allah seperti yang tertulis dalam firman-Nya? Kita harus melihat janji Allah dalam perspektif bahwa tidak satupun janji Allah yang tidak digenapi dalam kehidupan kita orang percaya. Segala janji Tuhan apakah itu yang kecil dan besar akan digenapi-Nya dalam kehidupan kita. Mungkin hari ini kita belum melihat realiasi dari janji itu tapi percayalah kepada Allah yang berjanji. Dia tidak akan pernah ingkar janji. Hal itu sudah Dia buktikan dalam kehidupan bangsa Israel dan Dia juga Allah yang sama yang sanggup memenuhi janji-Nya dalam kehidupan kita. Yesaya 26 12 menuliskan “Ya TUHAN, Engkau akan menyediakan damai sejahtera bagi kami, sebab segala sesuatu yang kami kerjakan, Engkaulah yang melakukannya bagi kami”. Betapa luar biasanya janji Tuhan bagi kita orang-orang percaya. Suasana apa pun saat ini yang sedang kita alami, percayalah kepada Tuhan bahwa semua itu akan menemui jalan terbaik yang menggembirakan tepat pada waktunya. Jangan memaksakan kehendak atau berjanji pada orang lain kalau janji itu tidak bisa kita tepati. Kalau seserang berjanji pada kita dan janjinya tidak ditepati, mungkin kita akan merasa sakit hati atau langsung memberi kesimpulan bahwa orang tersebut tidak bisa dipegang janjinya. Janjinya hanya janji angin surge yang bisa membuat kita senang sesaat, namun pada akhirnya membuat kita kecewa. Hampir semua orang mengetahui bahwa janji manusia itu adalah janji yang sering dilanggar. Namanya saja manusia, semakin dilarang justru semakin dilanggar. Bahkan apa yang diucapkan juga seringkali dilupakan. Coba lihat saja para wakil rakyat dan pemimpin-pemimpin kita yang kita pilih dalam pemilihan umum. Coba lihat sekarang, apakah saat ini mereka masih ingat akan janji-janjinya dalam kampanye? Apakah mereka masih memperjuangkan hak-hak rakyat yang memilih mereka? Begitulah janji manusia yang sangat jarang ditepati, bahkan sangat jarang diingat oleh manusia. Sama halnya dengan janji-janji calon kepala daerah yang berteriak nyaring didepan masyarakat saat kampanye. Apakah setelah mereka berhasil duduk dan memimpin daerahnya masih ingat dengan janji-janjinya? Janji manusia boleh manis dimulut tapi pahit dihati, sangat jauh berbeda dengan janji Tuhan kepada setiap umat-Nya yang percaya. Tuhan selalu ingat akan janji-Nya. Bahkan setelah lewat generasi lepas generasi, janji Tuhan tidak pernah berubah. Tuhan dulu pernah berjanji kepada Abraham bahwa Ia akan memberikan tanah Kanaan sebagai tanah perjanjian bagi Abraham, dan hal tersebut benar-benar ditepati oleh Tuhan, walaupun harus menunggu beberapa ratus tahun kemudian. Saat Musa membawa bangsa Israel keluar dari tanah Mesir dan kemudian Yosua membawa bangsa Israel masuk ke dalam tanah perjanjian tersebut, saat itulah Tuhan menepati janji-Nya kepada nenek moyang bangsa Israel. Tuhan pun tidak hanya memberikan tanah perjanjian tersebut kepada bangsa Israel. Tuhan juga memberikan keamanan kepada bangsa Israel, sehingga bangsa Israel dapat mendiami tanah tersebut degan tenang. Tuhan melindungi bangsa Israel dari ancaman bangsa-bangsa di sekitarnya. Alkitab mengatakan bahwa tidak ada seorang pun dari musuh bangsa Israel yang tahan berdiri menghadapi mereka. Tuhan menyerakkan seluruh musuh-musuh bang­sa Israel. Tembok tebal yang dimiliki kota Yerikho dihan­­curkan Tuhan dengan cara yang ajaib Yosua 6 20. Tuhan pun menghentikan matahari dan bulan ketika Yosua berperang di daerah Gibeon Yosua 10 13. Jika kita ingin mengerti apa saja hal-hal yang Tuhan janjikan kepada kita, bacalah Alkitab dari kitab Kejadian sampai dengan Wahyu. Di situ kita akan menemukan ratusan bahkan ribuan janji-janji Tuhan bagi orang-orang yang takut akan Tuhan, termasuk kita. Bukankah hal itu sangat luar biasa? Kita tinggal menantikan janji Tuhan tersebut digenapi dalam kehidupan kita, dengan iman percaya kita kepada Tuhan. Menjadi Sempurna Sesungguhnya dari semua janji-janji tersebut, segala yang baik yang dijanjikan Tuhan, tidak ada yang tidak dipenuhi, semuanya terpenuhi. Jadi masihkah kita meragukan Tuhan? Ingatlah bahwa Tuhan tidak pernah ingkar janji. Dalam kehidupan nyata seperti yang kita alami saat ini seringkali kita merasa sebagai anak Tuhan, kita belum menerima janji-janji Tuhan dalam hidup kita. Dan mungkin kita bertanya pada Tuhan apa yang salah dalam hidup kita. Kita sudah melakukan yang baik tetapi kita merasa janji Tuhan belum digenapi dalam hidup kita. Seperti halnya sebuah cek berharga yang bernilai tinggi. Dalam cek tersebut pasti memiliki nilai, tanggal jatuh tempo dan juga tanda tangan si pemberi cek. Seringkali juga kita menjumpai cek kosong dalam sebuah transaksi keuangan kita. Janji Tuhan itu seperti cek, dan jika kita punya cek kita harus tau bagaimana cara mencairkan cek tersebut. Janji Tuhan berbeda dengan cek kosong, jika seseorang bisa memberikan cek kosong kepada kita, janji Tuhan tidak pernah janji kosong dalam hidup kita. Mungkin hari ini kita merasa sangat jauh dengan Tu­han atau terlalu yakin bahwa semua usaha yang kita laku­kan adalah karena kekuatan kita sendiri. Keadaan yang kita alami saat ini sangat mungkin untuk mempengaruhi sikap kita terhadap janji Tuhan. Seringkali keadaan tidak akan menjadi lebih baik ketika kita sedang menantikan janji-Nya. Bahkan kita melihat orang lain yang tidak hidup di dalam Tuhan mendapat hal-hal yang mereka inginkan. Keadaan seperti ini akan membuat kita lemah dan tidak bersemangat menjalani hidup. Bahkan sebagian orang me­ninggalkan ibadahnya kepada Tuhan oleh karena mere­ka tidak memperoleh apa yang telah dijanjikan kepa­da mereka. Merasa asing di dalam rumah Tuhan karena tidak pernah menemukan apa-apa dalam kehidupannya. Hal seperti ini harus segera kita sadari dan segera men­dekatkan diri kepada Tuhan. Tuhan ingin agar kita semua dapat menjadi sempurna di hadapan-Nya. Oleh karena itu keadaan yang kita alami merupakan suatu proses agar janji-Nya dapat digenapi dalam hidup kita. Tuhan juga menguji iman percaya kita sehingga dengan demikian kita dapat keluar sebagai pemenang dalam setiap keadaan yang kita alami. Proses yang demikian akan menjadikan kita semakin kuat di hadapan Tuhan dan tidak terombang-ambing oleh ke­adaan yang semakin tidak menentu. “Tetapi seperti ada tertulis “Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.” 1 Korintus 2 9. Firman Tuhan ini kiranya menyadarkan kita. Tetaplah kuat dalam iman, jangan bimbang dan tetap percaya. Yakin bahwa Tuhan senantiasa menyertai kita dan memegang kita serta membawa kita kepada kemenangan iman. Amin. 2 Tawarikh 614-15"sambil berkata "Ya TUHAN, Allah Israel! Tidak ada Allah seperti Engkau di langit dan di bumi; Engkau yang memelihara perjanjian dan kasih setia kepada hamba-hamba-Mu yang dengan segenap hatinya hidup di hadapan-Mu;Engkau yang tetap berpegang pada janji-Mu terhadap hamba-Mu Daud, ayahku, dan yang telah menggenapi dengan tangan-Mu apa yang Kaufirmankan dengan mulut-Mu, seperti yang terjadi pada hari ini."- Renungan Harian Kristen Istimewa - Hidup manusia diwarnai kondisi pasang-surut, inilah dinamika hidup yang tengah kita jalani. Dalam kondisi yang baik hidup itu akan dijalani dengan sukacita, tetapi pada saat manusia hidup dalam pergumulan yang panjang tanpa ada solusi, maka tidak sedikit orang menjadi frustasi dan putus asa. Kondisi kejiwaan seperti ini menjadi salah satu penyebab masalah sosial dan meningkatnya kriminalitas. Hal ini meng-ingatkan kepada kita akan pentingnya membangun spiritualitas yang kuat dalam hidup. Orang percaya sering lupa bahwa Israelpun pernah mengalami kondisi seperti ini. Mereka bahkan mengibaratkan diri sebagai tulang-tulang kering band. ketika berada dalam pembuangan. Sekalipun pada akhirnya mereka boleh kembali pulang ke tanah perjanjian tetapi mereka kehilangan jati diri dan spiritualitas mereka lemah. Bangsa Israel sebagai umat pilihan Tuhan adalah bangsa yang kecil diantara kerajaan-kerajaan besar yang berkuasa pada waktu ini. Tetapi sekalipun mereka kecil, disaat pemerintahan Daud dan Salomo mereka adalah bangsa yang disegani. Disaat itu mereka sangat yakin bahwa Israel adalah umat pilihan yang diikat dengan perjanjian dengan Tuhan. Mereka percaya bahwa kasih setia Tuhan tetap ada dan akan tetap ada sebagaimana janji Tuhan. Inilah keyakinan Salomo ketika dia berdoa kepada Tuhan. Salomo percaya Tuhan tetap ingat kan janji-Nya, oleh karena itu dengan berani Salomo meminta Tuhan menggenapi janji-Nya tersebut. Sebagai orang percaya kita harus sungguh-sungguh per-caya pada kesetiaan Tuhan pada janji-Nya. Harus disadari bahwa tantangan, pergumulan dalam hidup adalah hal yang pasti dalam hidup ini. Tidak seorang pun yang terbebas dari masalah itu, namun orang percaya memiliki Tuhan yang setia. Percaya akan kesetiaan Tuhan seharusnya menjadikan orang percaya kuat menghadapi tantangan dan pergumulan, sehing-ga tidak mudah jatuh dalam dosa. Orang percaya sesung-guhnya beroleh semangat hidup karena janji-Nya. Oleh janji inilah kita akan hidup dalam pengharapan akan kepastian janji-Nya. Keyakinan inilah yang memberanikan diri kita untuk membawa segala permasalahan hidup kita dalam doa kepada Allah. Amin. Baca juga BACAAN ALKITAB - “Dipanggil untuk Bersyafaat” Baca juga Budaya Pop dan Eksistensi Manusia Doa Ya Tuhan terpujilah akan kasih setia–Mu yang ajaib. Kesetiaan-Mu akan janji penyelamatan telah Engkau nyatakan da-lam Kristus Tuhan kami. Kiranya dengan memandang salib dan pengorbanan–Mu kami tetap hidup dalam pengharapan. Amin.SINODEGMIM

bersiaplah orang percaya janji tuhan akan digenapi