berikut ini yang tidak termasuk karakteristik serat wol adalah

Berikutini adalah contoh serat yang juga mempengaruhi sifat benang dan kain yang dihasilkan. Serat Wol Serat wol mempunyai ciri-ciri tidak berkilau, agak kuat, keriting, kekenyalan tinggi, elastisitas tinggi, dan merupakan penahan panas yang baik, tahan terhadap jamur dan bakteri. c. Serat Katun Serat katun memiliki karakteristik bahan Biji Serat yang berasal dari biji terdiri atas serat kapas dan kapuk. Serat kapas (Gossypium hirsutum) termasuk dalam kelompok serat buah, yang pemanfaatannya paling banyak untuk bahan baku tekstil.Serat Kapas; Serat Kapas adalah serat halus yang menyelubungi biji beberapa jenis Gossypium atau biasa disebut pohon atau tanaman kapas yang berasal dari daerah tropika atau subtropika. 2 Berikut ini bahan baku produk kerajinan. 1. Tanah liat 2. Serat alam 3. Spons 4. Bubur kertas 5. Kulit Yang termasuk bahan lunak alami di bawah ini adalah. a. 1,2 dan 3 b. 1,2 dan 4 c. 1,2 dan 5 d. 2,3 dan 4 Jawaban : c 3. Gerabah, vas bunga, guci,dan piring merupakan contoh dari. a. Kerajinan dari gips b. Kerajinan keramik c Dilansirdari Ensiklopedia, berikut ini yang tidak termasuk dalam keragaman karakteristik adalah pekerjaan. Pembahasan dan Penjelasan. Menurut saya jawaban A. pekerjaan adalah jawaban yang paling benar, bisa dibuktikan dari buku bacaan dan informasi yang ada di google. Menurut saya jawaban B. perilaku adalah jawaban yang kurang tepat, karena sudah terlihat jelas antara pertanyaan dan jawaban Karakteristik Serat ini juga dikenal elastisitasnya, mampu meregang sekitar 30% saat kering dan 50% saat basah. Dapat di bend sekitar 20,000 kali tanpa rusak atau patah. Menariknya lagi, fiber serat wol tidak mendukung penyebaran api saat terbakar (ini disebabkan oleh kandungan nitrogen dan airnya yang tinggi). Er Sucht Sie Kölner Stadt Anzeiger. 5 min read April 27, 2023Bahan kain wol merupakan jenis kain yang paling banyak dipilih dan digunakan di tempat dengan kondisi cuaca yang dingin. Benang wol seringkali dimanfaatkan untuk dibuat kain syal rajutan yang dapat menghangatkan itu, kain wol juga banyak diproduksi untuk membuat sweater, jaket dan pakaian penghangat musim yang tebal sangat disukai untuk menghangatkan tubuh orang-orang yang tinggal di negara empat musim saat musim salju sendiri termasuk sangat populer di industri tekstil. Yuk kenali jenis kain berikut ini dari Kain Bahan Kain WolKain wol adalah kain yang sangat populer di industri tekstil Eropa, Amerika hingga beberapa negara empat musim yang tebal mampu menghalau angin dari luar tubuh menembus kulit sehingga sering digunakan di musim industri tekstil sendiri ada beberapa jenis kain wol yang sering diproduksi. Misalnya saja kain wol murni, kain wol merino dan lightweight Bahan WolBenang wol dibuat dari bahan dasar berupa bulu domba ataupun bulu dari hewan lainnya yang memiliki karakteristik hampir sama. Benang wol yang dihasilkan kemudian ditenun dengan mesin hingga menjadi lembaran dibuat dari susunan serat bertumpuk, bahan wol berkarakteristik tebal Kain ini juga dibentuk dari berbagai lemak, polimer protein asam amino, kalsium serta sodium sehingga termasuk kain yang Juga Bahan Kain LinenKelebihan Dari Kain Wol1. Kain Berkualitas TerbaikKain yang dibuat dari bahan bulu domba ini memiliki kualitas yang sangat baik. Kain ini juga termasuk kain terawet yang ada di dunia industri tekstur tebal, kain wol sering dimanfaatkan sebagai bahan pembuat jaket, mantel dan pakaian hangat di daerah empat musim seperti Amerika, Rusia dan itu, kain wol sulit untuk dipalsukan sehingga wol di pasaran hampir dipastikan adalah Ketahanan Terhadap ApiKain wol ditenun dengan sangat rapat dengan banyak lapisan untuk mencegah udara dingin menembus ke tekstur pada bahan inilah yang membuat kain wol hanya mengandung kadar oksigen sangat kecil di kain wol akan sangat sulit untuk terbakar jika Anda bandingkan dengan jenis kain lainnya yang memiliki kandungan oksigen tinggi di Daya Serap Air / KeringatKeuntungan lain dari kain wol adalah sifatnya yang dapat menyerap keringat ataupun air dengan serapnya yang tinggi membuat kain ini tidak hanya cocok digunakan di musim dingin, namun juga bisa digunakan di bawah sinar matahari yang membuat tubuh mengenakan wol yang tebal justru akan membuat keringat di tubuh cepat kering karena diserap Cocok untuk Berbagai Jenis KulitBahan wol terbuat dari bulu domba dengan pengolahan yang hanya melibatkan sedikit bahan terbuat dari bahan alami, kain wol ini cenderung tidak menyebabkan alergi pada kulit ataupun yang terbuat dari kain wol juga lebih ramah untuk segala usia dari mulai anak-anak hingga orang lanjut Melindungi Kulit Dari Sinar UVMeski memiliki karakteristik tebal, namun jangan menyepelekan keunggulan yang dimiliki oleh kain wol. Anda justru disarankan untuk menggunakan kain tebal ini ketika sedang beraktivitas di luar meskipun panas, namun kain wol yang tebal ini memiliki kemampuan untuk mengurangi paparan sinar UV dari matahari langsung. Alhasil, kulit Anda pun lebih terlindungi dari risiko kanker juga Bahan Kain RajutKekurangan Kain Wol1. Noda Baju Susah DibersihkanKain wol memiliki karakteristik cukup sulit untuk menghilangkan noda yang menempel di karena itu, sebaiknya gunakan pakaian yang terbuat dari kain wol dengan hati-hati agar tidak mudah terkena noda, terutama noda tumpahan air berwarna seperti kopi, kuah makanan dan Anda memaksa menyikat kain wol untuk menghilangkan noda justru akan membuatnya rusak dan Kurang Cocok untuk Iklim IndonesiaPakaian yang dibuat dari bahan utama berupa kain wol memang tidak terlalu populer di Indonesia ataupun negara iklim tropis negara tropis seperti Indonesia lebih banyak mengalami musim kemarau atau panas ketimbang musim karenanya, jenis kain wol yang lebih banyak diminati di Indonesia adalah wol dengan campuran katun ataupun sutra agar tekstur lebih Kainnya BeratKain wol dibuat dengan susunan serta yang menumpuk sehingga membuatnya berat terutama ketika dicuci dan terkena Juga Bahan RayonHarga Kain Wol1. Harga Kain Wol MeteranHarga kain wol yang dijual meteran sangat faktor yang mempengaruhi harga kain wol adalah merek produsen pembuat kain hingga lokasi harga kain wol pure 100% asli akan dijual di kisaran harga Rp sampai Rp per meternya sementara ukuran lebar adalah 1,4 Harga Kain Wol Bahan JasKain wol juga dapat digunakan untuk membuat baju jas untuk keperluan resmi seperti ke kantor dan rapat. Harga bahan pakaian dari kain wol bergantung dari lokasi tempat kain wol rata-rata di tanah abang dengan lebar kain 1,5 m dijual di kisaran Rp sampai Rp per Harga Kain Wol Silk ItalyBahan kain wol terkadang juga dicampur dengan bahan sutera untuk membuatnya lebih halus dan lembut. Salah satu merek kain yang diminati adalah Aline Italy Silk ini umumnya dijual dengan harga per meternya Rp untuk lebar bukaan kain 1,5 Harga Kain Silk Wol Per MeterKain silk wol dapat digunakan untuk membuat rok, jas wanita hingga seragam. Bahan ini memiliki karakteristik kain silk wol per meter umumnya dijual di kisaran Rp per meternya dengan lebar kain 1,5 Harga Kain Wol Bahan JasUntuk membuat bahan jas dari kain wol umumnya dibutuhkan panjang kain sebesar 1,3 m sampai 1,5 meter. Ukuran panjang bergantung dari lebar kain dan juga ukuran orang yang akan kain wol untuk bahan jas yang dibuat dari 100% serat wol dengan lebar 1,5 m dijual di kisaran harga di atas Rp sampai Rp Juga Bahan SupernovaPenggunaan Bahan Kain WolHampir sama dengan berbagai jenis bahan kain lainnya, Anda bisa memanfaatkan bahan kain wol untuk membuat mantel, celanan, jas hingga berbagai baju dengan model klasik seragam kantor juga dapat menggunakan bahan kain ini yang memiliki karakteristik lembut dan halus. Selain itu, kain wol juga sering digunakan untuk memproduksi pakaian penghangat tubuh, sweater, jaket dan Anda sering merasa kedinginan akibat cuaca di tempat Anda, sangat disarankan agar Anda menggunakan pakaian berbahan wol. Selain menghangatkan, bahan kain wol juga dapat menyerap keringat agar tubuh tetap kering. DelishaPanggil sadja Delisha ❤ Seorang muslimah yang sedang menjalani profesi sebagai penulis di Kainpusat ❤. Karakteristik serat dari wol adalah .... A. tampak berkerut, elastis, dan mudah menyerap kelembapan B. elastis, higroskopis, dan tidak tahan terhadap listrik C. menyatu pada suhu tinggi daripada kapas, elastis, dan tidak tahan terhadap listrik D. tidak tahan terhadap listrik, elastis, dan tampak berkerutPembahasanKarakteristik serat dari wol yaituTampak mudah menyerap pada suhu lebih tinggi daripada penyebaran api, pelepasan panas, dan panas pembakaran lebih terhadap listrik A-Jangan lupa komentar & sarannyaEmail nanangnurulhidayat terus OK! 😁 - Bahan serat secara sederhana memiliki pengertian sebagai potongan komponen-komponen dari suatu jenis bahan yang berbentuk jaringan memanjang dan utuh. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI, serat diartikan dengan sel atau jaringan serupa benang atau pita panjang, berasal dari hewan atau tumbuhan ulat, batang pisang, daun nanas, kulit kayu, dan sebagainya, digunakan untuk membuat kertas, tekstil, dan sikat. Selain itu, makna serat kerap dihubungankan dengan sayur, buah, dan tekstil. Sehingga, menimbulkan pengertian lain seperti buah dan sayuran mengandung serat yang tinggi serta baik untuk kesehatan pencernaan. Serat juga merupakan bahan baku tekstil dan bahan utama dalam pembuatan benang dan kain. Setiap serat memiliki sifat dan karakter yang berbeda sehingga mempengaruhi kain atau benang yang dihasilkan. Dikutip dari buku Prakarya Kelas VII Semester I 2017, beberapa bukti sejarah menyatakan, bahwa bangsa China merupakan bangsa yang pertama kali tertarik untuk mengolah bahan serat sejak tahun 2460 SM. Bahan serat dari China berupa ulat sutra yang akan menghasilkan benang untuk bahan dasar pembuatan sutra dengan kualitas tinggi dan baik. Sehingga, sutra-sutra buatannya menghasilkan harga yang mahal ketika dijual. Bahan serat lain seperti kapas juga digunakan di India. Hal tersebut ditandai dengan dibangunnya industri kapas pada tahun 1540. Dalam perkembangannya bahan serat mulai digunakan di beberapa negara seperti bahan serat flax di Swiss pada 1000 SM dan bahan serat wol di Mesopotamia pada 1000 SM. Karakteristik Bahan Serat Setiap bahan serat memiliki sifat dan karakternya masing-masing. Sehingga, hal tersebut menyebabkan bahan serat harus dikelompokan berdasarkan cara-cara pengolahan secara mekanik maupun kimia. Selain itu, sifat-sifat dan karakter bahan serat akan memengaruhi hasil benang dan kain yang dibuat darinya. Dikutip dari laman Sumber Belajar Kemendikbud, karakteristik beberapa bahan serat adalah sebagai berikut 1. Serat SutraSerat sutera memiliki struktur menyerupai segitiga dan dapat membiaskan cahaya dari beberapa sudut yang berbeda. Hal tersebut menyebabkan kain sutera akan terlihat mengkilap. Selain itu, sutera juga memiliki beberapa sifat seperti lembut, tidak mudah lusuh, berkekuatan tinggi, dan tidak tahan lama dengan sinar matahari. 2. Serat WolSerat wol memiliki beberapa karakter seperti berkilau, sedikit lebih kuat, keriting, kekenyalan tinggi, dan sangat elastis. Selain itu, serat wol tahan terhadap jamur dan bakter serta merupakan penahan panas yang bagus. 3. Serat KatunSerat katun lebih terasa dingin untuk digunakan dan mudah menyerap keringat. Selain itu, serat katun bersifat sedikit kaku, mudah kusut, rentan jamur, dan mudah terbakar. 4. Serat AsbesSerat asbes memiliki tarikan tinggi dengan kekuataan penyerapan air dan daya tarik rendah. Selain itu, serat asbes tahan terhadap panas, api, dan cuaca. 5. Serat NilonSerat nilon memiliki massa yang sangat ringan dan kuat. Selain itu, serat nilon berkilau, tidak mudah kusut, sangat elastis, dan tahan jamur serta bakteri. 6. Serat PolyesterSerat polyester memiliki karakter sangat kuat, berkilau, tingkat elastisitas tinggi, dan tahan terhadap sinar matahari. Selain itu, serat polyester tahan terhadap jamur, bakteri, dan serangga. Manfaat Bahan Serat Setiap bahan serat memiliki sifat dan karakter yang berbeda-beda. Sehingga, bahan serat harus dimanfaatkan sesuai dengan karakter yang melekat padanya untuk menghasilkan benang dan tekstil yang cocok. Dikutip dari laman Sumber Belajar Kemendikbud, serat alami seperti sutra, kapas dan wol sebaiknya dimanfaatkan sebagai bahan pembuat kain. Kemudian, hasil produksi serat tersebut dimanfaatkan sesuai karakternya seperti kain wol untuk baju-baju hangat dan kain sutera untuk busana pesta karena bersifat mengkilap serta lembut. Sedangkan, kain katun sebaiknya dimanfaatkan untuk baju-baju pada masyarakat yang beriklim tropis karena bersifat menyerap keringat. Kemudian, untuk bahan serat buatan seperti rayon, dakron, nilon, dan akrik sebaiknya digunakan untuk membuat sarung tangan tebal, kaus kaki, kain parasut, karpet, jok mobil, dan jas juga Perbedaan Bahan Serat Alami & Buatan Serta Contohnya dalam Prakarya Mengenal Jenis & Sifat Bahan Benang, Kain, Kertas, Karet, Kaca Mengenal Jenis Sifat Bahan Serat, Benang, Kain serta Contohnya - Pendidikan Kontributor Syamsul Dwi MaarifPenulis Syamsul Dwi MaarifEditor Maria Ulfa Home » Ciri Ciri Serat Wol serta Kelebihan dan Kekurangannya Serat wol merupakan salah satu bahan kain dan pakaian yang terbanyak digunakan di dunia saat ini. Bagaimana mengetahui ciri ciri serat wol dan bagaimana mengetahui cara perawatannya? Simak ulasan berikut ini. Serat wol adalah kain yang terbuat atau bersumber dari rambut hewan. Rambut hewan yang dapat dijadikan serat wol tidak hanya rambut domba seperti yang diketahui pada umumnya, namun sebenarnya banyak jenis hewan lain. Ciri-ciri serat wol yang paling familiar dan diandalkan dalam pembuatan pakaian adalah sifatnya yang mampu menangkap kehangatan. Sehingga pakaian yang terbuat dari serat wol biasanya mampu memberikan kehangatan lebih pada pemakainya. Serat wol juga memiliki ciri tahan panas serta tidak menghantarkan panas. Sehingga, serat wol sangat aman digunakan dalam kegiatan-kegiatan yang melibatkan api. Saat terbakar, seringkali api cepat mati dan tidak mampu membakar keseluruhan wol. Karakteristik serat wol yang terlihat mata adalah permukaannya tidak mengkilap. Selain itu serat wol juga cukup kuat serta memiliki elastisitas yang cukup tinggi, dan juga breath-able yang menyebabkan pakaian dari serat wol tidak menyebabkan panas saat dipakai. Serat wol biasa digunakan untuk membuat sweater, kaos kaki, celana, baju dalam, topi, sarung tangan, bahkan karpet dan seragam pemadam kebakaran. Utamanya serat wol sangat diandalkan dalam pembuatan baju hangat untuk musim dingin. Kelebihan dan Kekurangan Serat Wol Setelah mengetahui ciri ciri serat wol, penting untuk mengetahui kekurangan dan kelebihan yang dimiliki serat ini. Hal ini akan menjadi pertimbangan dalam pemilihan bahan baku sebelum membuat pakaian. 1. Kelebihan Serat Wol Seperti yang sudah disebutkan di atas, kain wol memiliki ketahanan terhadap panas serta tidak menghantarkan panas. Namun kain wol juga mampu menangkap panas dari dalam tubuh, sehingga serat wol sangat bagus digunakan sebagai bahan baku pakaian hangat. Pages 1 2 Pengertian Serat, Jenis dan Karakteristik Bahan Serat Salam sahabat pendidikan sekaian dimanapun berada, berikut adalah uraian tentang Pengertian Serat, Jenis dan Karakteristik bahan serat yang dharapkan dapat membantu anda dalam proses belajar mengejar di instansi tempat anda mengabdi dan singkat saja adapun ulasannya adalah sebagai berikut! Pengertian Serat, Jenis dan Karakteristik Bahan Serat A. Pengertian Serat Tahukah kamu apa itu bahan serat? Bahan serat adalah suatu jenis bahan berupa potongan-potongan komponen yang membentuk jaringan memanjang yang utuh. Menurut kamus bahasa indonesia, serat adalah suatu material yang perbandingan panjang dan lebarnya sangat besar dan molekul penyusunnya terorientasi, terutama ke arah panjang. Serat kapas misalnya memiliki perbandingan panjang dan lebar mulai dari 500 1 sampai dengan 1000. Istilah serat sering dikaitkan dengan sayur-sayuran, buah-buahan, dan tekstil. Sayuran dan buah-buahan merupakan makanan berserat tinggi yang sangat baik bagi sistem pencernaan makanan. Serat juga digunakan sebagai bahan baku tekstil. Serat sebagai bahan baku tekstil adalah serat-serat yang digunakan untuk aplikasi tekstil. Serat merupakan bahan baku yang digunakan dalam pembuatan benang dan kain. Sebagai bahan baku dalam pembuatan benang dan kain, serat memegang peranan penting. Sifat serat akan mempengaruhi sifat benang atau kain yang dihasilkan, baik dari pengolahan secara mekanik maupun pengolahan secara kimia. Bahan baku tekstil ini merupakan bahan pembuat pakaian dan kebutuhan lain. Pembahasan kita kali ini adalah tentang bahan serat sebagai bahan baku kerajinan tekstil. Bahan serat alam dikenal orang sejak ribuan tahun sebelum Masehi. Beberapa bukti sejarah mencatat bahwa bahan serat alam sudah dipergunakan sejak tahun 2640 SM. Negara yang pertama kali mengolah bahan serat alam adalah Cina. Cina sejak dahulu sudah menghasilkan serat sutera. Cina sangat tertarik dengan serat sutera yang dihasilkan dari ulat, bahan ini diolah menjadi benang untuk kebutuhan produk tekstil. Selain serat sutera, bahan serat alam lainnya berupa kapas. Pada tahun 1540 SM telah berdiri industri kapas di India. Dalam perkembangannya, bahan serat alam digunakan di berbagai negara lainnya, seperti serat flax yang pertama digunakan di Swiss pada tahun 10000 SM dan serat wol mulai digunakan orang di Mesopotamia pada tahun 1000 SM. Selama ribuan tahun, serat flax, wol, sutera, dan kapas telah melayani kebutuhan manusia paling banyak sepanjang masa. Pada awal abad ke-20 mulai diperkenalkan serat buatan. Hingga saat ini telah bermacam macam jenis serat buatan diproduksi. Produksi bahan serat alam dari tahun ke tahun boleh dikatakan stabil. Namun persentase terhadap seluruh produksi serat tekstil makin lama makin menurun mengingat kenaikan produksi bahan serat buatan yang semakin tinggi. Hal ini disebabkan ketersediaan bahan serat alam sangat terbatas. Untuk memproduksi bahan serat alam juga dibutuhkan iklim yang mendukung. Kondisi musim kemarau ataupun musim penghujan dapat mempengaruhi produksi bahan serat alam. Sifat bahan serat alam ada yang tahan akan iklim kemarau maupun kondisi musim penghujan. Meskipun bahan serat alam pada umumnya memiliki karakteristik yang sehat tetapi dari sisi jumlah, sifat, bentuk dan ukurannya tentu mengalami hambatan. Jika bahan serat alam ini diproduksi terus-menerus akan mempengaruhi harga pasar. Semakin langka ketersediaan bahan serat alam maka semakin mahal juga ongkos produksinya. Hal ini akan meningkatkan harga jual produk di pasar. B. Jenis dan Karakteristik Bahan Serat Bahan serat alam berasal dari alam. limbah serat alam mudah diurai dalam tanah. Bahan serat alam yang dimaksud adalah bahan organic yang tidak diolah kembali melalui proses dan penambahan bahan kimiawi sehingga keasliannya tetap terjaga dan diutamakan. Bahan serat alam dapat digolongkan menjadi tiga jenis, yaitu yang berasal dari tumbuhan, hewan, dan mineral. Dalam hal ini kita akan mempelajari dan fokus pada bahan dari tumbuhan dan hewan saja. 1. Serat dari Tumbuhan Serat yang berasal dari tumbuhan dapat dilihat berdasarkan bagian-bagian tumbuhan. Tidak semua tumbuhan memiliki kandungan yang dapat diolah menjadi serat alam. Hal ini disebabkan serat yang diinginkan sebagai bahan baku produk tesktil memiliki persyaratan. Diantara persyaratan tersebut adalah kuat, tahan lama, bentuknya tetap tidak susut, permukaan yang halus ataupun bertekstur sesuai persyaratan produk. Adapun serat yang berasal dari tumbuhan dapat diklasifikasi menjadi empat yaitu sebagai berikut. a. Serat dari Biji Tumbuhan memiliki biji yang beraneka ragam. Beberapa biji telah memenuhi persyaratan untuk diolah sebagai bahan serat. Contohnya biji dari pohon kapas dan kapuk. Meskipun begitu, saat ini kapas dan kapuk sudah jarang dipergunakan untuk bahan baku produk tekstil. Hal ini disebabkan peminat kapas dan kapuk sudah mulai berkurang. Kapas lebih banyak dipergunakan orang sebagai bahan kosmetik dibanding untuk produk tekstil ataupun kerajinan lainnya. b. Serat dari Batang Setiap tumbuhan memiliki batang. Struktur batang yang dihasilkan tumbuhan tentunya tidak sama satu dengan lainnya. Jenis batang yang menghasilkan serat alam dapat berupa jenis batang yang berkambium ataupun tidak berkambium. Contohnya batang pohon anggrek, melinjo/ganemon, mahkota dewa, beringin, yonkori, flax, jute, rosella, henep, rami, urena, kenaf, dan sunn. c. Serat dari Daun Tumbuhan yang dapat diolah sebagai bahan serat dari daunnya tidaklah banyak. Namun, banyak orang memanfaatkan serat dari daun sebagai bahan baku produk tekstil. Contohnya serat daun mendong purun tikus, daun nanas, daun pandan berduri, daun eceng gondok, daun abaka, daun sisal, dan daun henequen. d. Serat Berasal dari Buah Tumbuhan yang memiliki buah sangat banyak dan beragam. Namun yang menghasilkan buah yang dapat diolah menjadi bahan serat alam tidaklah banyak. Buah yang sudah dimanfaatkan sebagai bahan serat adalah kelapa. Buah kelapa memiliki sabut yang melapisi buah. Sabut tersebut telah banyak digunakan sebagai bahan serat. Sabut buah kelapa memiliki banyak manfaat. Semua jenis sabut, mulai dari sabut yang memiliki serat panjang, serat pendek, hingga debu sabut dapat dimanfaatkan semuanya. Namun yang dipergunakan sebagai serat hanyalah yang memiliki potonganpotongan panjang. Selanjutnya, serat ini diolah kembali menjadi bahan baku. 2. Serat dari Hewan Serat yang berasal dari hewan banyak disukai oleh negara-negara Eropa. Serat tersebut memiliki tekstur yang lembut dan halus, Sifat serat hewan menghangatkan sehingga orang-orang yang tinggal di daerah musim dingin sangat memanfaatkan serat ini. Bagian hewan yang dimanfaatkan seratnya adalah bulu. Bulu hewan yang paling banyak diolah sebagai bahan baku serat produk tekstil di antaranya stapel dan flamen. Di bawah ini dijelaskan penggolongannya. a. Serat dari Stapel Stapel merupakan serat yang berbentuk rambut hewan yang disebut dengan wol. Contohnya domba, alpaca, unta, cashmer, mohair, kelinci, dan vicuna. Rambut hewan yang paling banyak digunakan adalah wol dari bulu domba b. Serat dari Filamen Filamen merupakan serat yang berbentuk jaringan. Contohnya adalah serat yang berasal dari larva ulat sutera yang digunakan untuk membentuk kepompong. Kepompong inilah yang merupakan serat lalu dipintal menjadi benang. Karakteristik bahan serat alam yang menjadi perhatian adalah pada permukaan seratnya, seperti kehalusan, kekuatan, daya serap, dan kemuluran atau elastisitas. Bahan tekstil dari selulosa kapas memiliki beberapa karakteristik seperti, bahan terasa dingin dan sedikit kaku, mudah kusut, mudah menyerap keringat, rentan terhadap jamur, dan mudah terbakar. Sementara serat sutra mempunyai ciri-ciri berkilau, sangat bagus dan lembut, tidak mudah kusut, sangat halus, kekuatannya tinggi, tahan terhadap sinar matahari, daya serap cukup tinggi, tidak mudah berjamur, mudah terbakar, berbau seperti rambut terbakar, bekas pembakaran berbentuk abu hitam, bulat, serta mudah dihancurkan. Serat wol mempunyai ciri-ciri agak kuat, tidak berkilau, keriting, kekenyalan tinggi, elastisitas tinggi, dan merupakan penahan panas yang baik, tahan terhadap jamur dan bakteri. Berdasarkan karakteristik tersebut, kita dapat melakukan perawatan pada bahan serat alam lebih maksimal. Hal ini dilakukan agar kualitas bahan serat tetap terjaga dan tahan lama. Demikian penjelasan singkat tentang pengertian serat dan karakteristik serat diatas semoga bermanfaat untuk anda sekalian dan sukses selalu menyertai anda. selamat belajar. Sumber Hak Cipta © 2017 pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan KEMENDIKBUD Penulis Suci Paresti, Dewi Sri Handayani Nuswantari, Erny Yuliani, dan Indra Samsudin. Penelaah Caecilia Tridjata S, Rozmita Dewi, Kahfiati Kahdar, Suci Rahayu, Latif Sahubawa, Ana, Danik Diani Asadayani, Samsul Hadi, Tutik Nuryati, Cahyana Yuni Asmara, Wahyu Prihatini dan Djoko Adi Widodo. Penyelia Penerbitan Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.

berikut ini yang tidak termasuk karakteristik serat wol adalah